Friday, 10 August 2012

SENYUM di SENJA HARI



SENYUM di SENJA HARI

April 1984 
Menjelang Ujian Akhir SMP. Gempa hebat melanda keluargaku, dan telah memporakporandakan bangunan hatiku. Allahu Robbi, kenapa Bapak tega melakukan semua ini? Tak tega melihat ibu yang diam mematung dengan air mata berlelehan. Sementara Pak Jono, Pak Dodi, teman sekantor Bapak menjelaskan dengan bahasa yang dibuat sehalus mungkin. Aku mengintip takut-takut dari lubang kunci, raut wajah Ibu yang tiba-tiba menegang, lalu air mata yang tumpah bak banjir bandang.

Bapak dipecat, karena menyelewengkan dana kantor dan terbukti melakukan tindakan asusila dengan rekan wanitanya di kantor. Bahkan, wanita itu telah diberinya rumah di Kecamatan Pare, tiga puluh kilometer dari rumah kami di Keiri. Bapak dipenjara atas tuduhan korupsi dan berselingkuh dengan istri orang. 
Aku tahu, bukan sekali ini saja Bapak mengkhianati Ibu. Sebagai anak tertua aku sudah bisa membaca hubungan kedua orang tuaku. Namun baru kali ini kulihat Ibu begitu terpukul. Tentu, dengan dipecatnya Bapak, berarti asap tak akan mengepul lagi di tungku keluarga kami. Sementara lima orang anak perempuan setiap hari membutuhkan jatah nasi yang tidak sedikit. Melihat Ibu bermuram durja, semangat belajarku hilang seketika.

Mei 1984 
Ujian Akhir, 03.00 Pagi. Suara lantunan ayat-ayat suci membangunkanku dari lelap. Ibu! Begitu biasanya beliau membangunkan kami untuk shalat lail. Segera kutepuk Tini untuk menyusul Ibu. Mata adikku masih memerah menahan kantuk. Tapi kusemangati dia, “Ayo, katanya ingin berdoa, Tini ingin minta apa?” Malam begini dingin menyambut kami di kamar mandi. Air terasa seperti butiran es. Kuusap mataku dan mata Tini sambil tersenyum, sekejap kemudian kesegaran mengaliri seluruh tubuh. Lenyap sudah kantuk yang memberati mata. 

Ibu menyambut kami dengan senyum, tapi…. Matanya begitu sembab, pasti Ibu habis menangis. “Mana adik-adikmu yang lain, Nduk?” kami saling berpandangan, lalu menggeleng dan tersenyum malu. Habis, sulit sekali membangunkan Lastri dan Tinah, bisa ditendang aku nanti, maklum, mereka masih kecil. Usai tahajud, aku terus mengambil buku dan belajar. Ibu menemani sambil meneruskan tadarus Qur’an-nya. Ibu…. 
Bagaimana orang sealin Ibu bisa mendapatkan orang seperti Bapak. Ah, ngelantur aku ini, kalau tidak ada Bapak, berarti aku juga tidak ada. 

Akhir Mei 1984 
Akhirnya, selesai sudah ujian akhirku. Alhamdulillah leganya. Setidaknya aku mulai bisa memikirkan yang lain untuk membantu mengurangi beban Ibu. Yah, mau bagaimana lagi, Ibu memutuskan menjual sebagian tanah warisannya untuk menebus Bapak dari penjara. “Bagaimana pun dia bapakmu, Wuk, sejahat dan sebejat apa pun kelakuannya, darahnyalah yang mengalir di tubuhmu.” Aku juga tak tahu musti harus bagaimana. Rasanya kaget tiba-tiba ikut terlibat dalam permasalahan rumit ini. Tapi Ibu butuh teman bicara. Dan aku, anak sulungnyalah yang bisa melakukan itu. Ya, mesti cuman sebatas mendengarkan. Menanti Bapak pulang seperti menunggu datangnya makhluk asing dari planet lain. Ada rindu, ada benci, ada juga rasa asing yang tak bisa kumengerti. Entahlah, dari dulu kami memang tak bisa dekat. Bapak menginginkan anak laki-laki, sementara kelima anaknya perempuan. Barangkali itulah yang membuat sulit sekali diajak bermanja. 

Suatu sore, saat matahari senja merah saga memenuhi langit, Bapak benar-benar pulang. Sosoknya yang tinggi besar memenuhi pintu rumah. Dan Ibu menyambutnya seperti biasa, dengan mencium tangan Bapak, dan menyuruh kami melakukan hal yang sama. Tanpa beban, seolah tak terjadi apa pun yang pernah mengguncang keluarga kami. Kucari dendam di mata Ibu, tapi ya Rabbi, mata itu begitu ikhlas dan tabah. Sementara hatiku sudah mulai tertorehi luka. 

Agustus 1984 
Perekonomian keluarga kami benar-benar terpuruk. Aku tak bisa melanjutkan sekolah. Jangankan untuk mendaftar SMA, untuk makan sehari-hari pun mulai kesulitan. Bapak berpamitan untuk mencari kerja di Bogor. Memang di kota kecil seperti Kediri, mencari pekerjaan baru bukanlah hal mudah, apalagi untuk orang yang namanya sudah cacat seperti Bapak. Ibu mengambil alih perekonomian dengan membuka warung pecel di depan rumah. Pagi buta sampai siang, Ibu mengurus warung pecelnya. Sore hingga malam membuat krecek, makanan ringan dari irisan singkong kering yang digoreng dan dibumbui gula merah serta cabai. 

Aku membantu Ibu sekuatnya. Aku punya kewajiban moral untuk membantunya, kalau bukan aku, siapa lagi? Bangun pukul empat pagi kini tak terasa dingin lagi. Sepagi itu aku dan Ibu mulai ke pasar. Tiba di rumah, kami berbagi tugas. Aku mencuci baju, Tini membersihkan rumah. Setelah beres, kami membantu Ibu menyiangi sayuran. Ketika adik-adikku berangkat sekolah aku mulai menyiapkan potongan-potongan singkong untuk digoreng. Bila malam tiba, sambil mengajari mereka, aku dan Ibu membungkus krecek ke dalam plastik agar esok pagi bisa kuedarkan ke warung-warung dan pasar Kandat. 

Ya Allah, Pengatur nasib umat, aku sangat bangga pada Ibu. Di tengah himpitan ini beliau masih terus berkhusnudzan kepada-Mu, terus mengajari kami bersabar, dan terus membimbing kami dengan cintanya. Ya Allah, berikanlah segala kebaikan-Mu untuk Ibu dan kami sekeluarga. Dan berilah kesadaran untuk Bapak, ya Allah, bahwa kami adalah putri-putri yang juga mengharap cintanya. Amin. 

Agustus 1986 
Bapak datang. Datang! Setelah sekian lama tanpa kabar dan kiriman apa pun. Datang dengan sederet tuntutan dan lecehan pada Ibu. Tuntutan atas kehadiran anak laki-laki yang tak mampu dilahirkan Ibu. Dan satu pelecehan lagi yang membuat darahku berpacu ke ubun-ubun, beliau mengaku sudah menikah di Bogor dan mempunyai seorang anak laki-laki. Tuntutan untuk menjual sisa tanah, dengan alasan anak laki-laki lebih berhak memperoleh daripada kami. Semua dikatakan Bapak saat kami kesulitan untuk sekedar mengisi perut. 
Entah keberanian apa yang membuatku lancang kepada Bapak. Kupukul dan kucakar lelaki yang kusebut bapak itu sehingga sebuah tamparan keras mendarat di pipiku. Ibu yang tersimpuh di atas tubuhku dengan isak pelan, dan umpatan kasar Bapak, “Perempuan sialan, perempuan pincang! Seperti ini kau didik anakmu? Huh, dari dulu aku memang malu punya istri seperti kamu, dasar pincang!” 

Kali ini giliran Ibu yang mendapat tamparan Bapak. Sakit…. Sakit hatiku mendengar Ibu diumpat seperti itu. 
Kaki Ibu memang tidak normal, terserang polio sedari kecil. Tapi bukan berarti ia tidak sempurna mendidik kami. Sungguh ia satu-satunya wanita yang membetot habis rasa cinta dan hormatku lebih dari apa pun. Satu lagi luka tertoreh. Kupandang Bapak dengan mata menyala. Biar….. biarlah Bu, Bapak mengambil tanah itu. Kita buktikan bahwa kita bisa hidup tanpa bantuannya bila itu yang Bapak mau. Aku berjanji, aku bertekad, akan kulakukan apa pun untuk Ibu dan adik-adikku. 

Januari 1990 
Rumah Makan Padang “Siang Malam”, Gringsing, Kendal. Aku membawa truk bermuatan kelapa memasuki pelataran rumah makan. Sisa setengah perjalanan lagi menuju Jakarta. Ahmad dan Pak Gono membuka mata. Dengan sopan aku menyilakan mereka untuk beristirahat. Sementara aku harus berburu waktu mencari musholla, shalat Isya’. 
Celana hitam, jaket gombrang coklat, dan jilbab kaos hitam telah menyulapku menjadi sosok yang cukup dikenal di rumah makan ini. Pemiliknya Pak Haji Yassin juga kenal denganku. Karena itu aku memilih tempat ini sebagai tempat istrirahat bila nyopir ke arah barat. Selain lingkungannya apik, baik, juga ada musholla yang nyaman tempat aku istirahat sejenak. Sesekali bahkan Bu Haji menyuruhku istirahat di ruang belakang mereka. Sementara aku istirahat, Ahmad biasa mencuci kaca depan truk, mengisi air radiator, mengecek mesin, dan ban, serta tak lupa menyiapkan sebotol kecil kopi hangat di samping jok untuk persiapan nanti. 

Truk ini milik Pak Jono, teman Bapak. Aku yang dipercaya mengelolanya dengan sistem sewa. Dulu, hampir tiap hari aku keluar masuk desa untuk menawarkan jasa transportasi ini. Kini tinggal memetik hasilnya. Para petani dan pedaganglah yang datang apabila membutuhkan truk sekaligus sopirnya. Aku tak pernah bercita-cita menjadi seorang sopir. Tidak, tidak karena itu dunia laki-laki yang keras dan penuh bahaya. Tapi aku tak punya pilihan lain. Hanya pekerjaan ini yang bisa menghasilkan uang paling banyak. Sekali nyopir aku bisa mengantongi uang lima puluh ribu sampai seratus ribu. Bahkan bila musim panen, aku bisa memegang hingga satu juta rupiah sebulan. Alhamdulillah. Karena selain menyopir, aku juga memasok beberapa komoditi pasar seperti kelapa, pisang, semangka ke beberapa kota sekeliling Kediri. Tentu, dengan bagi hasil dengan Pak Jono.

Ibu terus berjualan pecel dan membuat krecek. Kini hanya dibantu Sundari karena Sutini dan Sulastri sudah kuliah di Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya. Sedang Partinah memilih ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Bahagia rasanya melihat mereka terus sekolah, lebih bahagia karena mereka tak pernah mengecewakan lelehan keringatku. Mereka belajar keras, bahkan sangat keras untuk membahagiakan Ibu dan kakaknya yang sopir truk ini. 
Sekali waktu, Tini pernah marah padaku, ia minta diijinkan bekerja untuk ikut membantu ekonomi keluarga. Tapi adikku itu mengkeret begitu melihatku memandang tajam ke arahnya. Adikku…. Maafkan Mbak Tiwuk. Biar Mbak Tiwuk saja yang berkorban, satu saja! Kalian semua jadilah manusia yang berhasil. Dengan lulus UMPTN, dengan kuliah yang benar, dengan cepat lulus, itu sudah cukup membantu Mbak Tiwuk. Sudah membuat Mbak bahagia. Jangan pikirkan yang lain. Doa Mbak untuk kalian semua. 

Juli 1993 
Rumah Makan “Ayem Tentrem”, Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Sudah larut malam ketika aku beristirahat, menunggu kapal yang akan berangkat ke Pulau Bali. Ini rute pertamaku. Agak gamang juga. Tapi Ahmad, kenekku meyakinkan bahwa ia pernah ke Denpasar sebelumnya, jadi aku tak perlu khawatir tersesat. Deretan truk terparkir dalam keremangan pelabuhan. Aku turun, mencari musholla dan tempat nyaman untuk menyantap rantang makanan bekal dari Ibu. 

Menjelang pukul dua, kudengar keributan di sekitar trukku. Ahmad berteriak-teriak, aku tertegun. Segerombolan preman tengah merubungnya. Tukang palak rupanya. Sementara Pak Sabar, pemilik kayu gelondongan yang kuangkut tergigil pucat pasi di sisi truk. Pemalakan tidak tanggung-tanggung karena kami orang baru, diharuskan membayar biaya keamanan sebesar seratus ribu. Sejenak mereka melongo begitu tahu sopirnya wanita. Tapi tak pernah kugunakan sebutan itu untuk bersikap lemah, terlebih ini menyangkut hak untuk mencari penghidupan halal, hak asasi setiap umat untuk meneruskan hidupnya. 

Setelah gertakan untuk melapor polisi tak ditanggapi, terpaksa kuladeni tantangannya. Ahmad satu tingkat di bawahku di perguruan Perisai Diri. Jadi aku bisa mengandalkannya. Seratus ribu bukan jumlah yang sedikit. Apalagi Sulastri membutuhkan biaya untuk praktikumnya. Perkelahian berjalan tak seimbang, dua lawan tujuh. Kami bertarung sengit, tiga orang berhasil kami buat jatuh, seorang yang bertindak sebagai pemimpinnya berbuat nekad, saat tendangan kaki kiriku kuarahkan ke si brewok, ia menohok dari samping. Cras… kaki berbalut sepatu kets-ku berlumuran darah. Perih, darah keluar dengan deras. Aku masih bisa menangkis dua, tiga serangan, setelah itu gelap. 
Saat sadar aku telah berada dalam salah satu bangsal di RSU Banyuwangi. Menurut dokter, setelah sembuh nanti kemungkinan aku akan mengalami sedikit pincang. Sejumlah memar juga menghiasi leher dan punggung. Rupanya saat aku sudah jatuh mereka masih menendangiku. Untunglah Pak Sabar datang tepat pada waktunya dengan dua orang polisi pelabuhan. Aku bersyukur karena Ahmad dan Pak Sabar tak terluka. Ah, peristiwa pahit. Tapi tak akan melemahkan semangatku untuk terus mencari nafkah, karena lima bulan lagi Sundari lulus SMA. 

Februari 1995 
Kutuntun Ibu ke dalam ruangan penuh spanduk dan karangan bunga. Subhanallah, matahari pagi pucuk-pucuk Pinisium di Kampus A Universitas Airlangga Surabaya ikut tersenyum memandang kami. Hari ini Sutini disumpah menjadi seorang dokter. Map hitam berlogo almamater Unair diserahkan kepada Ibu dan aku sambil menahan tangis. “Ini…. Untuk Ibu dan Mbak Tiwuk.” 
Kupeluk adikku, kuusap keningnya. 
“Seandainya setiap kakak di dunia ini seperti Mbak Tiwuk…..,” ujarnya dengan mata basah. 
“Seandainya semua adik di dunia seperti kalian, tidak akan ragu seorang kakak melakukan apa pun,” kami berpelukan, kurengkuh bahu adikku, Tini yang bulan depan akan mengakhiri masa lajangnya, disunting oleh teman seangkatan, pemuda soleh yang bulan kemarin bersama keluarganya mengkhitbah Tini di rumah kecil kami. Jemputlah masa depanmu Adikku…. Mbak Tiwuk ikhlas kau langkahi. 

Mei 1997 
Rumah Makan “Baranangsiang”, Bogor. Menyebut kota ini menimbulkan luka lagi yang menganga, Bapak….. pelan kueja namanya. Nama laki-laki yang seharusnya menanggung beban di atas pundakku. Pernikahan Tini kemarin beliau hadir, juga saat Tinah diakadkan. Semanis apa pun wajah kupasangkan, tak bisa membangun jembatan kemesraan anak beranak di antara kami. Hati ini terlanjur sakit. Pada saat kupandang wajah Ibu, masih dengan tulus yang sama menyambut kepulangan Bapak. Alangkah luas telaga maafmu, Ibu. Sementara hanya setitik hormat yang masih kupunya. 

Menurut berita yang kudengar, usaha Bapak di Bogor maju pesat, dengan seorang istri dan dua anak laki-laki yang diidamkannya. Syukurlah jika Bapak bahagia. Semoga waktu akan mengurai kebekuan hati ini hingga terbentuk maaf yang tulus untuknya. Karena aku tak mau selamanya jadi anak durhaka. Bukankah Allah telah begitu adil dengan apa yang telah kami terima selama ini? Alhamdulillaah, sungguh aku bersyukur……. 

Mei 2000
Rumah berdinding setengah bata setengah bambu kami terasa bertambah tua, atap dapur bahkan nyaris doyong. Seperti juga kerut pada Ibu, juga wajahnya yang makin mengental. Jika ada kesempatan untuk bernafas, inilah saatnya. Keempat adikku sudah mentas semua. Tinggal Sundari, itu pun sudah hampir mandiri, karena selain menyelesaikan S2, ia juga mengajar di sebuah yayasan. 

Kini perhatianku beralih ke Ibu. Ibu yang membesarkan kami dengan kedua tangannya, dengan kakinya yang terseok, yang selalu membentengi kami melalui doa yang rutin dipanjatkan di setiap malam, melalui puasa Senin-Kamis, dengan keprihatinannya, juga dengan sabar dan cintanya. 
“Wuk, bisa nggak ya niat Ibu kesampaian. Ibu ingin sekali melihat Baitullah.” Satu kata itulah yang menjadi perhatianku kini. Maka, ketika Tini, Tinah, dan Lastri menawarkan diri untuk merenovasi rumah, kalimat itu kuulang pada ketiga adikku. Dengan sisa tabungan dan sumbangan mereka, aku berharap bisa memenuhi permintaan Ibu. 

Juli 2000
“Dunia begitu indah karena kami memiliki kakak seperti engkau. Terima kasih, Mbak….” Kueja kalimat itu berulang. Sebuah cincin permata berlian menyertai kertas itu. Ah, aku lupa, hari ini aku berulang tahun. Aku memang selalu lupa dan tak pernah memikirkannya. Setitik air membasahi pipi, sudah berapa lama aku tidak menangis? Kucium kertas itu. Adik adikku, dunia pun sangat indah karena aku memiliki kalian, juga Ibu. Terima kasih ya Allah. 

Februari 2001 
Garuda Indonesia, Boeing 737, Jamaah Haji Kloter 12. Pada Allah semua tujuan hidup bermuara. Tak pernah kubenci dan kusesali hidupku. Karena aku telah memandang semuanya dengan syukur dan karenanya sepahit apa pun kenyataan akan tetap terasa indah. Inna ma’al ‘usri yusro, sesungguhnya dibalik kesulitan itu ada kemudahan. Allah akan memberi kemudahan itu pada setiap hambanya yang sabar. Sering aku tak percaya bisa melakukan semua ini, karena tugas itu nyaris usai. Allah Yang Maha Pemurah, telah memberiku kesempatan hidup lebih panjang dari yang divonis dokter. Gadis dengan cacat jantung bawaan seperti aku…… rasanya tak percaya. Allah, jika Engkau ijinkan, berilah hamba waktu lagi minimal untuk bisa berjumpa dengan Bapak, agar kebekuan ini mencair. Untuk sebuah kata maaf yang belum pernah bisa kukeluarkan, karena aku, Tiwuk Hartati, pernah mempunyai doa yang sangat jelek untuknya. Biarlah maaf itu tumbuh seperti sejuta telaga kasih milik Ibu. 

Awan putih menyembul di balik kaca, bararak meniupkan simponi syahdu. Seolah aku sedang duduk di antaranya, membaca tanpa gerak bibir, bahasa yang santun dan dewasa, mengantarku dalam kedalaman rasa tiada tara. Ibu memejamkan mata di seat sebelah, tenang dan damai. Oh Ibu, akhirnya penantianmu usai sudah. Lihatlah Bu, lihat awan itu. Ia akan mengantar kita ke suatu tempat yang paling Ibu dambakan. Kuusap lembut jemari kisut dan kasar itu. Ibu…. Lelah guratan hidupmu, membayang pada raut wajah itu, tapi tak bisa mengurangi keagungan cinta milikmu. Kukecup lembut dan kubawa tangan itu ke atas dada. Di bandara tadi, harta-hartamu mengantar kepergian kita dengan haru: Dokter Sutini, Dokter Sulastri, Insinyur Partinah, dan calon guru kita Sundari, juga suami-suami mereka dan keponakanku yang lucu-lucu: Hanif, Asfa, dan Abdus. 

Tawamu jernih dan tulus ketika mencium mereka satu per satu, mutiara hidupmu. Wajah damaimu Ibu, adalah bentuk kepasrahan seorang hamba dalam menjalani garis hidup Sang Pencipta, tanpa keluh dan putus asa. Kepasrahan dalam ketegaran yang senantiasa yakin akan pertolongan Khaliknya. Kurasakan burung besi ini semakin meninggi, memecah udara, diiringi senyum hangat pramugari-pramugari anggun berbaju muslimah yang menawarkan makanan. Kuambilkan satu untukmu, Ibu…. Garuda Indonesia pun membelah angkasa menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Semakin jauh meninggalkan Jakarta, meninggalkan Kediri. Dan satu harapan lagi, dengan izin-Mu akan terwujudkan. Allah Maha Besar! 

Wednesday, 8 August 2012

Bisnis Tiket Pesawat Bersama Supertiket


BISNIS TIKET PESAWAT BERSAMA SUPERTIKET.CO.ID



Contoh penghasilan yang didapat dalam satu hari transaksi adalah Rp 673.358


Pertumbuhan industri penerbangan di Indonesia akhir-akhir ini meningkat dengan pesat. Perilaku masyarakat dalam menggunakan Public Transport pun bergeser ke arah transportasi udara. Hal ini terjadi karena beberapa faktor diantaranya:

  • Semakin bertambahnya maskapai penerbangan di Indonesia, tercatat beberapa maskapai baru bermunculan seperti (Lion, Batavia, Air Asia dan lain-lain).
  • Sebanding dengan pertumbuhan maskapai tersebut, bertambah pula rute-rute yang dulu belum tersentuh transportasi udara kini sudah mulai dibuka dengan frekuensi penerbangan yang cukup sering.
  • Harga tiket pesawat yang sangat kompetitif baik antar maskapai maupun dibandingkan dengan moda transportasi lain seperti kereta api, bus ataupun kapal laut.
Fenomena peningkatan kebutuhan masyarakat akan transportasi udara tersebut mendorong para pebisnis tiket pesawat untuk melakukan inovasi dalam hal penyediaan tiket pesawat terbang. Agen tiket pesawat menjamur dimana-mana dengan sekian layanan yang ditawarkan. Bermacam trik yang digunakan oleh agen untuk menarik calon pembeli mulai dari harga yang kompetitif, discount, layanan antar dan lain sebagainya. Model bisnis tiket pesawat pun dikembangkan ke arah Multi Level Marketing dengan istilah sub agen ataupun reseller. Model bisnis tiket pesawat ini bisa jalan karena beberapa sebab diantaranya adalah :
  • Sistem keagenan yang tidak mudah, sehingga pebisnis tiket pesawat yang baru lebih memilih menjadi sub agen;
  • Investasi yang besar untuk menjadi agen karena harus deposit dengan jumlah yang besar ke sebuah asosiasi untuk mendapatkan lisensi sebagai agen;
  • Keinginan agen untuk memperluas jaringan bisnis tiket pesawat dengan memanfaatkan lisensi keagenan yang sudah dimiliki.


pengguna hanya dikenai

biaya pendaftaran

Rp 50.000 dan

iuran bulanan

Rp 10.000

Model bisnis tiket pesawat ini menawarkan keuntungan yang fantastis apabila bergabung menjadi anggota. Banyak sekali iklan yang mencantumkan kalimat Dapatkan miliaran rupiah dari tiket pesawat dengan cara mudah. Kalimat tersebut tidak salah, karena jika memang mampu menjual banyak tiket pesawat maka keuntungan tersebut dapat dibuktikan. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya dapat menjual tiket pesawat dalam jumlah yang besar dengan cepat? Sementara perilaku calon pembeli berbeda-beda, karena sebagian besar calon pembeli akan membandingkan harga dalam route yang sama dari masing-masing airlines.

Jawaban atas pertanyaan diatas adalah harus tersedianya satu pintu untuk bisa mengakses layanan penjualan tiket pesawat di masing-masing airlines dengan cepat yang terdiri dari pencarian jadwal, book dan issued ticket. Jika fasilitas ini ada yang menyediakan maka tidak perlu lagi berpikir tentang prinsip agen ataupun sub agen, karena pengguna akan mempunyai hak yang sama untuk melakukan transaksi layanan penjualan tiket pesawat mulai dari pencarian jadwal, booking dan issued ticket.

pengguna hanya diwajibkan memiliki kecukupan deposit setiap akan melakukan issued ticket

Supertiket.co.id merupakan sebuah website yang menyediakan solusi untuk melakukan bisnis tiket pesawat secara Online. Di Supertiket pengguna dapat melakukan pencarian jadwal penerbangan, booking dan issued tikcet yang semuanya dikendalikan secara sistemik dan terhubung langsung ke database airlines. Keberadaan sistem ini sangat menguntungkan untuk bisnis tiket pesawat karena pengguna tidak perlu berpikir tentang prinsip keagenan, deposit yang besar dan investasi lain seperti kantor, SDM dan lain sebagainya. Pengguna yang ingin berbisnis tiket pesawat di Supertiket cukup melakukan registrasi secara online. Registrasi hanya membutuhkan nomor telepon dan email address pengguna yang valid. Selanjutnya pengguna hanya akan dikenai biaya pendaftaran Rp 50.000 dan iuran bulanan Rp 10.000. Supertiket tidak mewajibkan adanya dana mengendap, sehingga pengguna hanya diwajibkan memiliki kecukupan deposit setiap akan melakukan issued ticket. Jika semua prosedur pendaftaran dan deposit sudah dipenuhi mulailah untuk berbisnis tiket pesawat dan raihlah keuntungan yang besar dengan menjual tiket pesawat sebanyak-banyaknya. Gambar dibawah ini adalah potongan dari transaksi tiket pesawat yang dilakukan oleh salah satu pengguna Supertiket pada tanggal 8 Juni 2010.



Supertiket tidak pernah memberikan berjanji muluk terhadap penghasilan pengguna dalam berbisnis tiket pesawatem>, karena penghasilan pengguna ditentukan oleh kemampuannya sendiri dalam menjual tiket pesawat. Gambar diatas menunjukkan contoh penghasilan yang didapat oleh pengguna dalam satu hari transaksi. Penghasilan dapat dihitung dari jumlah fee yang didapat yaitu 121.786+159.500+61.286+96.643+214.500+10.214+9.429. Total penghasilan yang didapat dalam satu hari transaksi adalah Rp 673.358

Ilustrasi penghasilan yang didapat salah satu pengguna Supertiket diatas adalah bukti nyata pendapatan bisnis tiket pesawat bersama Supertiket . Supertiket menunggu anda untuk bergabung dalam bisnis tiket pesawat secara nyata.


CARA DAFTAR AGEN TIKET PESAWAT




CARA BOOKING DAN ISSUE TIKET



Sunday, 5 February 2012

Software server pulsa VRE



Kami menawarkan jasa pembuatan dan perakitan Server untuk Pulsa Elektrik, dengan berbagai pilihan dan paket menarik. Server Pulsa yang kami tawarkan adalah Software VRE ( Voucher Refill Engine) dengan beberapa versi yaitu VRE Seri C, VRE Seri M, VRE Seri S. Dengan harga yang sangat kompertitif dengan Software pulsa lainnya.


Modul Administrasi via SMS
    • Transaksi Bisa Tanpa Kode (Nominal.hp.pin)
    • Bisa Deposit otomatis masuk lewat bank Mandiri dan BCA
    • Bisa Cari stok Mkios, XL, Three dan Axis
    • Tidak memakai koneksi internet (kecuali untuk PC Online dan aplikasi Web)
    • Otomatis Redirect
    • Dapat mempunyai reseller sistem deposit, reseller dapat merekrut agen dibawahnya (downline)
    • Record Transaksi
    • Balasan otomatis ke Reseller dengan format yang ditentukan sendiri
    • Cetak transaksi reseller
    • SMS Party/SMS Group
    • Sistem Backup dan Recovery
    • Hotline Service / sms komplain.
    • Proteksi terhadap order ganda (pengulangan order u/ nomor dan nominal yang sama dalam 24 jam harus dg kode khusus).
    • Report ke reseller berdasarkan report dari provider (sebelum ada report dari provider tidak ada report ke reseller, deposit reseller sudah dipotong saat sms dari reseller diterima. Jika transaski batal maka deposit dikreditkan lagi ke reseller.
    • Pendaftaran reseller baru melalui SMS
    • Reseller menerima rebate tiap bulan , tanggal ditentukan oleh pemilik.
    • Reseller bisa mendaftarkan 1-5 nomor handphone.
    • Jika digunakan lebih dari 1 sms center yang berbeda maka sistem mengirim sms balasan dengan provider yang ditentukan.
      Contoh :
      Terdapat 3 SMS center (As, XL, Im3) . Reseller menggunakan Handphone XL dan mengirimkan ke sms center dengan nomor As , maka sms balasan akan dijawab oleh sms sender yang menggunakan kartu XL. SMS SENDER
      • SMS CENTER
      • USSD GSM/MKIOS
      • SMS GSM/MKIOS
      • CDMA
      • PROXL Dompet Pulsa / Mtronik SEV
      • Manual (Untuk Jual Langsung ke Customer)
      • Fisik
      • Support PC Online

      Transaksi dengan software VRE

      Semua transaksi VRE
      • Mkios
      • Mtronik SMS
      • Mtronik SEV
      • Eflexi
      • Efren
      • PC Online (untuk VRE S Edition)
      • Dompet Pulsa.
      Otomatis dilakukan oleh sistem, namun tetap diperlukan seorang operator yang stand by, tugas operator tersebut, antara lain :
      • Mengulang transaksi yang error dari provider.
      • Menindaklanjuti komplain dari pelanggan (Transaksi lama belum masuk, belum ada report ke pelanggan)
      • Handphone low battery
      • Jika stock habis, memindahkan transaksi ke chip yang masih memiliki stok.
      • Menerima pengisian deposit reseller ( untuk reseller yang datang langsung ke tempat penyedia voucher elektrik).
      • Memindahkan transaksi ke provider yang tidak mengalami error atau yang masih tersedia stok.
      • Menggnati kartu / chip (Jika menggunakan sms sender dengan kartu Bebas Extra, setiap 100 sms, kartu mesti dignati dengan yag baru sehingga bisa tetap mengirim sms balasan)
      Software VRE (Voucher Refill Engine) merupakan produk massal sehingga harga bisa ditekan, namun pengguna bisa melakukan penyesuaian dengan dikenakan biaya tambahan, fitur tambahan yang bisa ditambahkan saat ini :
      • Modul host 2 host Eratel ( Biaya Rp 1.000.000) dengan modul ini software VRE bisa dikoneksikan dengan host / server eralink dengan media internet dan IP Fix.
      • Tampilan web report( Rp 1.000.000) dengan memasukan pasword dan login reseller dapat melihat transaksi yang ada. Reseller hanya dapat melihat dan tidak dapat melakukan transaksi via website.Dibutuhkan koneksi internet untuk fitur ini.
      • Format transaksi bisa dirubah sesuai dengan keinginan pengguna ( Biaya Rp 500.000)
      Dipasaran telah beredar software hasil bajakan yang dijual dengan harga murah, namun pembeli akan mengalami kerugian :
      1. Jika terdapat error atau bug pada software maka pembeli tidak mendapat support atau bantuan teknis atas masalah yang ada.
      2. Tidak mendapat update atau perbaikan berkala atas kekurangan (bug) yang ada pada software.
      3. Tidak mendapatkan bantuan teknis atas masalah yang terjadi dalam pemakaian software.
      4. Modul / fitur tambahan tidak dapat ditambahkan pada software.

      Simulasi Bisnis

      Server Pulsa Elektrik All Operator
      Dengan Modal Awal 10-20 juta, anda dapat memiliki Server Pulsa Elektronik dengan Software VRE (Voucher Refille Engine) yang sudah terbukti kecanggihanya, supporet hingg ribuan transaksi.
      Di bawah ini adalah perhitungan simulasi bisnis yang dapat di jadikan acuan untuk memulai bisnis server pulsa eletrik. Dengan asumsi tiap agen/dealer melakukan 5 trx/hari. Dari tiap transaksi diambil keuntungan Rp.250,00.
      • Misal bulan pertama anda punya 30 agen/dealer.
      30 x 5 trx/hr x 250 = Rp.37.500/hr (1.125.000 /bln)
      • Bulan ke-2 masing-masing agen/dealer mendaftarkan 5 orang, jadi total member anda 180 agen
      180 x 5 trx/hr x 250 = Rp.225.000/hr (7.750.000/bln)
      • Bulan ke-3 asumsi dealer/agen masing-masing mendaftarkan agen lagi sehingga total agen/dealer/member anda menjadi 500 (asumsi total member anda selama 3 bulan).
      500 x 5 trx/hr x 250 = Rp.1.250.000/hr (16.750.000/bln)
      * Bulan Selanjutnya Silahkan hitung Sendiri
      * Perhitungan diatas hanya simulasi berdasarkan asumsi.

      Software VRE

      VRE merupakan software untuk server pengisian pulsa elektronik/pulsa elektrik atau TOPUP voucher elektronik prabayar. Software pulsa VRE dapat melayani transaksi via SMS, Yahoo Messenger maupun host-to-host.
      Software pulsa elektronik VRE mendukung transaksi ke operator GSM dan CDMA melalui MKIOS, Simpati Autorefill, Dompet Pulsa, Indosat SEV, MTRONIK, dan Host-to-Host ke authorized dealer dan distributor.
      Software pulsa elektronik VRE mendukung transaksi host-to-host ke Eratel, Datacell, Pulsa24, Cybertel, SM2, Dian Kencana Puri Prima, Telesindo, Cellpay Indonesia, SiPUTRI, Si-iPul dan lain-lain.
      VRE dapat digunakan oleh pemain pulsa baru yang masih minim pengalaman karena pengoprasiaannya yang mudah. Namun pengguna VRE disarankan bagi yang telah menjalani bisnis pulsa /voucher selama 1 tahun, minimal yang telah memiliki jumlah trasaksi 1500/hari
      VRE didisain sangat simpel dan mempunyai kinerja yang sangat handal dan stabil, serta sangat user friendly dan juga mendukung Web Reporting.
      Ilustrasi Transaksi penjualan Voucher elektrik.
      Reseller dengan nomor Handphone yang terdaftar mengirim sms sesuai format ke nomor SMS Center
      Contoh Pengisian XL 10rb bebas dengan pin 1234 ke sms center 081703572400
      I.XB10.08192514742.1234 kirim ke 081703572400
      SMS Center akan menerima pesan, dan sistem VRE akan otomatis mengirim pesan melalui chip Dompet Pulsa ke server Pro XL, Deposit reseller dipotong sebesar harga beli reseller XL Rp 10.000.
      Pesan balasan dari Server pro XL
      • Jika transaksi berhasil maka sistem VRE akan otomatis mengirim sms balasan kepada reseller melalui sms sender (HP yang berfungsi mengirim balasan kepada reseller.
      • Jika transaksi gagal maka sistem vre mengirim pesan gagal kepada reseller dan deposit akan dikembalikan secara otomatis.
      • Jika format sms salah/ kode voucher tidak sama dengan nomor yang akan diisi maka sistem VRE akan otomatis mengirim pesan kepada HP reseller bahwa format transaksi salah.
      VRE memeliki beberapa type dengan beberapa fitur yang berbeda. Type VRE dibedakan atas keunggulannya masing-masing dan saling melengkapi, adapun type Software VRE adalah :
      1. Voucher Refill Engine (VRE) Seri C
      2. Voucher Refill Engine (VRE) Seri M
      3. Voucher Refill Engine (VRE) Seri S
      Selain itu VRE juga memiliki modul-modul yang mendukung setiap kegiatan transaksi pulsa. Dimana dengan modul tersebut, setiap pengguna VRE dapat memenuhi kebutuhan akan stok pulsa elektronik baik melalui SMS, YM , maupun Koneksi Host to Host (H2).  Modul-modul yang ada dalam VRE antara lain adalah :
      1. Modul Host To Host
      2. Modul Web Report VRE
      3. Modul Transaksi via YM
      4. Modul Host To Host VRE Server
      5. Modul Host To Host VRE Client

      Paket Server Pulsa VRE

      Perbandingan Paket

      FiturServer VRE Seri CServer VRE Seri MServer VRE Seri S
      Investasi Awal7.500.00011.500.00015.500.000
      Modul Mkios, SEV,XL,FLEXI,PC ONLINEUnlimitUnlimitUnlimit
      Modul YMAdaUnlimitUnlimit
      WebreportTidak adaadaada
      bisa cari suplier sendiriyayaya
      Bisa mendaftarkan Agentidakyaya
      Jumlah levelsatusatuunlimit
      Agen bisa mendaftarkan Sub agentidaktidakya
      Agen bisa setting harga Sub agentidaktidakya
      Agen bisa setting keuntungan tiap trx sub agentidaktidakya
      Bisa setting Harga lebih murah dari supertelbisabisabisa
      bisa ambil stok ke server / cabang lainbisabisabisa
      Proteksi prosuk lintas (hlr)adaadaada
      Database auto backupyayaya
      Mendapatkan website www.brandAnda.comyayaya
      Royalty ke superteltidak adatidak adatidak ada
      Maintenance serverbutuh oprbutuh oprbutuh opr
      Koneksi InternetSebaiknya adaSebaiknya adaSebaiknya ada
      Paket yang didapatkanSoft VRE Seri CSoft VRE Seri MSoft VRE Seri S
      Modempool 8 POrtMOdempool 8 POrt2 hp c55
      2 kabel data c55
      1 Modempool 8 Chip1 modem CDMA
      Full Modul ke suplierFull Modul ke suplierFull Modul ke suplier
      Modul YMmodul YMmodul YM
      Training sampai bisaTraining sampai bisa1 USB PCI
      Support sampai bisaSupport sampai bisaTraining sampai bisa
      Instalasi GratisInstalasi GratisSupport sampai bisa
      Blm Biaya TransportBlm Biaya TransportInstalasi Gratis
      Blm Biaya Transport
      website www.brandAnda.comwebsite www.brandAnda.comweb report
      domain 1 thn, hosting 3 blndomain 1 thn, hosting 3 blnwebsite www.brandAnda.com
      domain 1 thn, hosting 1 tahun

      Client Kami

      Beriku ini beberapa Client, yang telah malakukan kerja sama dengan kami dalam hal Pemasangan Server Pulsa VRE (Voucher Refill Engine) , diantaranya:
      1. Digiphone (Sub Dealer Telkomsel Pekanbaru)
      2. PT.Modelux (Authorized Dealer Telkomsel Pekanbaru)
      3. KSE Reload (Malaysia)
      4. NadiaPulsa ( Kutai, Kaltim)
      5. Ipul Pulsa (Majalaya)
      6. Global Pulsa (Padang)
      7. Alif Com (Sumedang)
      8. Javanala (Bandung)
      9. 76 Cell (Jakarta Barat)
      10. Amanda Pulsa (Aceh)
      11. Hadi Dunia (Dealer Indosat Pekanbaru)
      12. Arispulsa (Kendari)
      13. Frestronik (Kudus)
      14. Anamely (sub Dealer Indosat Brebes)
      15. Ezar Tronik (Cirebon)
      16. PT.Aksara ( Authorized Dealer Flexi Palembang)
      17. PT.Lestarindo (Authorized Dealer Telkomsel Medan)
      18. Ompulsa (Arcamanik)
      19. Orbit Tronik (Lampung)
      20. PT.Abadi Cellular (Lampung)
      21. Pulsazone (Bogor)
      22. Kiki Cell (Ujungberung)
      23. Apio (Jakarta)
      24. Stockmaster (Bandung)
      25. Ahmad (Purwokerto)
      26. PC-Pratama (Bekasi)
      27. Endar (Jogjakarta)
      28. Fedrik (Jambi)
      29. Rizal (Cililin Bdg)
      30. Rozak,SE.MS (Kendari Sul-Teng)
      31. Romie (palangkaraya)
      32. Juta (Pati Jatim)
      33. Z3Dpulsa (Padang)
      34. Gubugpulsa (Purwodadi)
      35. Putra Reload (Kisaran, Medan)
      36. Bambang (Pematang Siantar)
      37. Alif Cellular (Bandung)
      38. Kofimacell (Bandung)
      39. SeraPulsa (Jakarta)
      40. Berkah Cellular (Palembang)
      41. PT.Vio Komselindo (Authorized Dealer Indosat Tegal)
      42. PT.Prima (Authorized Dealer Telkomsel Pekanbaru)
      43. SeraPulsa (Jakarta)
      44. KSDPI (Jakarta)
      45. JavaLink (Salatiga)
      46. Alan Cellular (Jakarta)
      47. Hendra (Palembang)
      48. PT.Mekko Tell (Jakarta)
      49. Saputra Cell (Tasikmalaya)
      50. Dito (Jogjakarta)
      51. Dedi (Majalengka)
      52. Chiko (Banjarmasin)
      53. Fetapulsa (Purwakarta)
      54. Warungpulsa (Bandung)
      55. Metro Pulsa (Metro, Bandung)
      56. ProPulsa (Banten)
      57. JMM Tronik (Palembang)
      58. Zanara Sigma Plus (Bandung)
      59. Shafapulsa (Indramayu)
      60. Mpulsa Reload (Cikarang)
      61. Hntri Pulsa (Cilegon, Banten)
      62. Nauval Pulsa (Bengkulu)
      63. Dootaa Com (Batam)
      64. GMC Reload (Padang Sidempuan)
      65. YeYe Pulsa (Jember)
      66. Sabrina Pulsa (Tangerang)
      67. Arif (Tangerang)
      68. Bayu B (Lampung)
      69. Andrew (Bengkulu)
      70. Padi (Purwodadi)
      71. Calvin Cell (Jambi)
      72. Andi Wu (Lampung)
      73. Miki Pulsa (Medan)
      74. Nandang (Ciamis)
      75. Dapur Pulsa (Cepu)
      76. Heri (Tasikmalaya)
      77. Rozak (Kendari)
      78. Ahmad IntiRefill (Bone, Sulsel)
      79. Bastah (Jogjakarta)
      80. Siptronik (Palembang)
      81. Asmar (Makasar)
      82. Usman PutrimaCell (Sengkang, Sulsel)
      83. Asep Delta Family(Sukabumi)
      84. Ade Aznet (Serang Banten)
      85. Yudi (Bekasi)
      86. Baybay (Pandeglang)
      87. Syaficell (Pematang Siantar)
      88. Andri (Jakarta)
      89. Basni Cell (Bontang)
      90. Yasin (Cilegon)
      91. Didin (Batam)
      92. Made Winata Abadi Cell (Madiun)
      93. Ahmad Syafii (Samarinda)
      94. Syamsul Hadi (Medan)
      95. Astari Com (Ciputat)
      96. BankPulsa (Palembang)
      97. Gudang Pulsa (Bandung)
      98. Feta Pulsa (Purwakarta)
      99. Fitra (Jakarta)
      100. Rahmat (Pekanbaru)
      101. Herus (Palembang)
      102. Ivan Fachrudin (Cilegon)
      103. Usman Golden Teleshop (Bengkulu)
      Dan Client-client lainnya yang belum dikonfirmasi kesediannya untuk disebutan di halaman ini.

      info Pembuatan server pulsa hubungi No Hp Abdur Rauuf 085220221123 www.softwareserverpulsa.com

      info Pembuatan server pulsa hubungi Nomor Hp Abdur Rauf 085220221123 www.softwareserverpulsa.com


      Alhamdulillah..

      Bismillaahirrohmaanirrohiim..


      Assalaamu'alaikum wr wb

      Alhamdulillah.. blog pribadi saya baru saja saya bikin.. semoga bisa menjadi tempat sharing..

      salam Buat rekan-rekan semua

      Abdur Rauuf
      085220221123
      ============
      www.supertel.co.id
      www.supershop.co.id
      www.softwareserverpulsa.com
      www.software-aplikasi.com
      There was an error in this gadget